This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 16 Juni 2024

Perihal Menahan Diri

Bacaan Injil    : Mat. 5:27–32.

27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.   28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. 29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. 30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan  engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. 31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan istrinya harus memberi surat cerai kepadanya. 32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan istrinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

KESAN SINGKAT:

Saudara dan Saudari yang terkasih dalam Kristus.

Pada hari ini, Yesus memberikan sebuah pemahaman baru mengenai perzinahan. Sebuah pemahaman yang melampaui adat kebiasaan dan hukum keagamaan Yahudi, yang cenderung memandang perzinahan, hanya dalam konteks keterlibatan hubungan intim antara pria atau wanita dengan pria atau wanita, yang bukan istri atau suaminya. Yesus menekankan, “Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” Bagi Yesus, perzinahan itu bukan hanya perihal perbuatan fisik-jasmaniah, melainkan lebih daripada itu adalah persoalan hati dan/atau pikiran, yang memiliki hasrat dan hawa nafsu yang kuat, untuk memandang dan menginginkan seseorang. Jadi, perzinahan adalah persoalan hasrat dan hawa nafsu dalam hati dan/atau pikiran, melampaui perbuatan fisik-jasmaniah.  

       Sebagai manusia, kita tentu pernah atau sedang memiliki hasrat dan hawa nafsu, yang membuat kita kerap jatuh ke dalam dosa. Namun, kita selalu diingatkan oleh Tuhan bahwa kemampuan untuk mengenali akar dosa, hingga mampu menahan diri terhadap godaan-godaan dosa adalah hal yang paling utama. Kemampuan untuk mengenali akar dosa dan menahan diri hanya akan terjadi, jika kita selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, melalui doa-doa kita. Amin.

HERODES DAN PERIHAL BERSUMPAH

  BACAAN INJIL: MARKUS 6: 17--29 Saudara dan Saudari yang terkasih dalam Kristus. Saya sangat tertarik, untuk merefleksikan ayat-ayat dari I...