This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 12 Februari 2024

Di Balik Kemauan Si Kusta untuk Sembuh

Bacaan Injil: Markus 1: 40--45

40 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut dihadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya, "Kalau Engkau mau, Engkau dapat menyembuhkan aku." 41 Lalu tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan. Ia mengulurkan tangan-Nya, menyentuh orang itu, dan berkata kepadanya, "Aku mau, jadilah Engkau Tahir." 42 Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu dan ia sembuh. 43 Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras, 44 "Ingat, jangan katakan sesuatu kepada siapapun juga, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk upacara penyucianmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka." 45 Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu serta menyebarkannya ke mana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang terpencil; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru. 

KESAN SINGKAT:

Saudara dan Saudari yang terkasih dalam Kristus. Kita mungkin pernah atau sering mendengar ungkapan ini, "Di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan." Hal ini bisa dibenarkan kalau kita kaitkan dengan pengalaman nyata kita setiap hari. Tak jarang kita gagal atau tidak maju-maju dalam hidup hanya karena tidak memiliki kemauan untuk melakukan. Dalam konteks bacaan Injil hari ini, si kusta memiliki kemauan yang kuat untuk sembuh.  Kalau kita refleksikan secara mendalam, kemauan kuat si kusta akan rahmat kesembuhan Tuhan dapat dijelaskan seperti ini.

    Pertama, si kusta memiliki pengetahuan tentang siapa Yesus. Tindakan si kusta seperti datang kepada Yesus, berlutut, dan memohon, menunjukkan pengetahuannya tentang siapa itu Yesus. Dia memiliki pengetahuan tentang Yesus, entah dari  hasil pembacaannya maupun pengalaman atau kesaksian orang tentang Yesus kala itu. Yesus baginya adalah penyembuh. Kedua, keyakinan. Pengetahuan tanpa keyakinan tidak akan memiliki efek yang berarti. Si kusta tahu bahwa Yesus itu penyembuh. Pengetahuannya akan menjadi sia-sia apabila dia tidak memiliki keyakinan yang kuat bahwa Tuhan dapat menyembuhkan penyakitnya. Ketiga, aksi. Keyakinan kuat bahwa Yesus bisa menyembuhkan telah menggerakkan si kusta untuk datang dan memohon kepada Tuhan. Dia datang kepada Yesus, berlutut, dan memohon untuk sembuh. Bagaimana reaksi Yesus? Yesus tahu sepenuhnya maksud dibalik kedatangan dan kemauan si kusta. Hati Yesus tergerak oleh belas kasihan. Ia mengulurkan tangan-Nya, menyentuh orang itu, dan sembuhlah  dia.  

    Saudara dan Saudari yang terkasih dalam Kristus. Sekali lagi, "Di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan." Namun perlu ditambahkan bahwa tidak cukup kalau hanya ada kemauan. Dengan kata lain, di mana ada kemauan, belum tentu ada jalan kalau kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang apa tujuan kita, seberapa kita yakin akan hal itu, dan apakah kita melakukannya atau hanya sebatas kemauan. Akhirnya, seperti halnya si kusta, mari kita datang kepada Tuhan, berlutut dengan kerendahan hati, dan memohon agar Tuhan mau mendengarkan kita dan mengabulkan segala niat baik hati kita. Semoga. Amin.

HERODES DAN PERIHAL BERSUMPAH

  BACAAN INJIL: MARKUS 6: 17--29 Saudara dan Saudari yang terkasih dalam Kristus. Saya sangat tertarik, untuk merefleksikan ayat-ayat dari I...