This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 30 Oktober 2023

Guru: Penggarap Kebun Anggur

Bacaan Injil: Mat. 21:33–43

33"Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.

34Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.

35Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.

36Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.

37Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.

38Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.

39Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.

40Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"

41Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."

42Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.

43Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

KESAN SINGKAT

Bapak/Ibu dan Saudara/Saudari yang terkasih dalam Kristus. 

Sebagai seorang guru, saya hendak memaknai perikop injil hari ini dengan beberapa pernyataan: 

      Siswa adalah kebun anggur kita, dan pengetahuan adalah panenan kita. Hidup kita sebagai guru adalah tanda penghargaan terhadap Pemilik Kebun yang memberikan kita tugas berharga ini. Sebagai seorang guru, kita adalah pelayan Tuhan yang bertugas memfasilitasi siswa dalam menghasilkan buah-buah pengetahuan, karakter, dan moral, yang akan menjadi warisan kita pada masa depan. 

      Betapa pentingnya peran kita sebagai guru dalam membimbing dan mendidik generasi muda. Kita selalu diingatkan agar menjalani peran ini dengan kehati-hatian, rendah hati, dan tetap fokus pada tujuan moral dan rohani, sehingga pada akhirnya kita akan memetik buah yang paling baik (bermartabat).

      Akhirnya, semoga bacaan hari ini menginspirasi kita dalam mendidik peserta didik, sambil selalu mengingat bahwa kita adalah "Pengelola Kebun Anggur" yang bertanggung jawab pada Pemiliknya, hari ini dan hari yang akan datang.

AMIN. 🙏💪

HERODES DAN PERIHAL BERSUMPAH

  BACAAN INJIL: MARKUS 6: 17--29 Saudara dan Saudari yang terkasih dalam Kristus. Saya sangat tertarik, untuk merefleksikan ayat-ayat dari I...